Panduan Timing Subtitle
Panduan teknis proses timing subtitle di Yuramedia Link — standar durasi dan jeda, cara membaca scene change, kecepatan baca, penanganan kasus khusus, dan checklist sebelum submit.
Timing adalah proses menentukan kapan setiap baris subtitle muncul dan menghilang di layar, selaras dengan audio dan potongan gambar. Tujuannya bukan sekadar "subtitle terlihat" — melainkan penonton bisa membaca dengan nyaman tanpa harus berhenti menikmati visual.
Timing yang buruk merusak penonton yang tidak mengerti masalahnya
Penonton jarang menyadari timing yang salah. Mereka hanya merasa lelah membaca, sering ketinggalan, atau subtitle terasa terburu-buru. Mereka akan menyalahkan terjemahan — padahal masalahnya ada di timing.
1. Posisi Timing dalam Alur Kerja
Terjemahan → [Timing] → QC → Revisi → RilisTiming dilakukan setelah teks terjemahan selesai dan sebelum masuk QC. File yang masuk ke tahap QC harus sudah memiliki timing yang benar — bukan timing kasar yang dibiarkan untuk "diperbaiki nanti".
Siapa yang mengerjakan timing?
Di Yuramedia Link, timing bisa dikerjakan oleh:
- Penerjemah yang juga bertanggung jawab atas timing file-nya sendiri, atau
- Timer terpisah yang ditugaskan koordinator untuk menangani timing dari file terjemahan mentah.
Konfirmasi ke koordinator di awal proyek siapa yang mengerjakan timing.
2. Standar Teknis Wajib
Ini adalah angka minimum yang berlaku di semua proyek tanpa pengecualian. QC akan menolak file yang tidak memenuhi standar ini.
| Standar | Nilai | Kode QC |
|---|---|---|
| Durasi minimum per baris | 800 ms | T3 |
| Jeda minimum antarbaris | 83 ms (2 frame di 24fps) | T4 |
| Overlap antarbaris | Dilarang (kecuali format dua speaker) | T2 |
| Subtitle melewati scene change | Dilarang | T5 |
| Durasi maksimum per baris | Tidak ada batasan kaku — ikuti audio | — |
Cara mudah mengingat angka 83 ms
83 ms ≈ 2 frame di video 24fps. Dua baris yang terlalu berdekatan akan membuat subtitle terasa berkedip — otak tidak sempat memproses jeda antara dua kalimat berbeda.
3. Persiapan Sebelum Timing
Pastikan semua ini tersedia sebelum mulai:
| Yang dibutuhkan | Keterangan |
|---|---|
File .ass hasil terjemahan | Pastikan teks sudah final — timing di atas teks yang masih berubah harus diulang |
| File video resolusi penuh | Untuk mendeteksi scene change dan mencocokkan lip-sync |
| Aegisub (fork arch1t3cht) | Lihat Panduan Aegisub untuk instalasi |
| Headphone atau speaker yang jelas | Detail audio kecil (jeda napas, bunyi bibir) penting untuk timing presisi |
Buka video dan file .ass bersamaan di Aegisub sebelum mulai. Jangan lakukan timing hanya dari teks tanpa video.
4. Konsep Dasar: Start, End, dan Durasi
Setiap baris subtitle memiliki tiga nilai waktu:
- Start — kapan baris muncul di layar
- End — kapan baris menghilang
- Durasi — selisih antara End dan Start
Start: 0:01:23.45 End: 0:01:25.80 Durasi: 2350 msIdealnya, Start mengikuti kapan karakter mulai bicara dan End mengikuti kapan karakter selesai bicara — dengan sedikit buffer di kedua ujungnya.
5. Alur Kerja Timing
Langkah-langkah dasar
- Buka semua file — video, lalu file
.ass, di Aegisub. - Pilih baris pertama di Subtitle Grid.
- Putar video hingga karakter mulai bicara.
- Set Start dengan menyeret penanda kiri di Audio Waveform, atau tekan
Ctrl+1saat frame yang tepat. - Set End dengan menyeret penanda kanan, atau tekan
Ctrl+2setelah karakter selesai bicara. - Dengarkan ulang dengan
Ctrl+3— subtitle hanya memutar baris aktif. Pastikan muncul dan hilang di waktu yang tepat. - Simpan dan lanjut ke baris berikutnya.
Buffer awal dan akhir
Jangan set Start tepat di frame pertama karakter membuka mulut. Berikan buffer agar mata penonton siap:
| Posisi | Buffer yang dianjurkan |
|---|---|
| Start (sebelum dialog dimulai) | 80–150 ms sebelum karakter bicara |
| End (setelah dialog selesai) | 80–200 ms setelah karakter selesai |
Buffer yang terlalu kecil membuat subtitle terasa tiba-tiba. Buffer yang terlalu besar membuat subtitle terlihat setelah karakter sudah lama diam — sama janggalnya.
Prioritas: Audio atau visual?
Ikuti audio. Gerakan bibir (lip-sync) di serial Tiongkok sering tidak persis sinkron dengan dialog asli karena dubbing ulang. Telingamu lebih bisa diandalkan daripada mulut karakter di layar.
Pengecualian: jika dialog ada di latar belakang dan tidak jelas di audio, gunakan gerakan bibir sebagai panduan.
6. Scene Change & Potongan Gambar
Apa itu scene change?
Scene change (atau cut) adalah momen di mana gambar berubah secara tiba-tiba — dari satu adegan ke adegan lain, dari close-up ke wide shot, atau dari interior ke eksterior. Subtitle tidak boleh melewati batas ini.
Mengapa?
Saat gambar berganti, mata penonton secara otomatis mengalihkan perhatian ke visual baru. Subtitle yang masih terbaca dari adegan sebelumnya terasa mengambang dan mengganggu.
Cara mendeteksi scene change di Aegisub
Cara visual: Putar video perlahan dengan Space — perhatikan momen gambar berganti secara tiba-tiba.
Cara otomatis: Gunakan Video → Find Next Scene Change (Alt+→) untuk melompat ke scene change berikutnya yang dideteksi Aegisub secara otomatis.
Scene change di tengah dialog
Jika karakter bicara melewati scene change (misalnya karakter A bicara, lalu cut ke wajah karakter B yang masih mendengarkan), potong baris di batas scene change:
Baris 1: "Aku sudah tahu sejak lama" → End di frame sebelum cut
Baris 2: "bahwa ini tidak akan berhasil." → Start di frame setelah cutBaris terlalu pendek karena terpotong scene change
Jika pemotongan menghasilkan baris dengan durasi di bawah 800 ms:
- Gabungkan ke baris berikutnya jika kalimat masih satu napas.
- Perpendek teks jika memungkinkan — hilangkan kata yang konteksnya sudah jelas dari visual.
- Diskusikan dengan koordinator jika kasus ini berulang di episode yang sama.
7. Kecepatan Baca
Subtitle yang durasinya terlalu pendek untuk teksnya tidak bisa dibaca tuntas. Gunakan panduan ini untuk memastikan penonton punya cukup waktu membaca:
Standar kecepatan baca
| Panjang baris | Durasi minimum |
|---|---|
| 1–10 karakter | 800 ms (minimum absolut) |
| 11–20 karakter | 1.000–1.500 ms |
| 21–40 karakter | 1.500–2.500 ms |
| 41–50 karakter (2 baris penuh) | 2.500–3.500 ms |
Angka di atas adalah panduan, bukan kalkulator kaku. Teks yang padat informasi perlu lebih lama; teks yang berisi kata-kata familiar dan pendek bisa lebih singkat.
Tes praktis
Baca teks baris tersebut dengan suara pelan — satu setengah kali lebih lambat dari kecepatan baca normal. Jika kamu selesai sebelum End, durasinya sudah cukup.
8. Kasus Khusus
Dialog dua orang dalam satu baris
Dua karakter yang berbicara bergantian dalam satu baris subtitle menggunakan tanda - di awal masing-masing:
-Kamu ke mana?
-Ke kantor.Timing baris ini harus mencakup keseluruhan dialog dari karakter pertama mulai bicara hingga karakter kedua selesai. Jangan buat jeda di tengah baris dua orang — baris harus tayang utuh dalam satu blok.
Lagu atau musik (♪)
Subtitle lagu mengikuti lirik, bukan ritme kata per kata. Timing untuk lagu:
- Start → saat lirik baris tersebut mulai terdengar
- End → saat lirik baris tersebut selesai terdengar, atau tepat sebelum lirik berikutnya dimulai
♪ Rasa sayang hey ♪ → timing mengikuti nyanyian, bukan beat
♪ Rasa sayang sayang hey ♪Jika lirik overlap (penyanyi masih menyanyikan baris pertama saat baris kedua sudah dimulai), set End baris pertama persis di momen baris kedua dimulai — jangan tumpang tindih.
Narasi dan suara hati
Narasi biasanya lebih lambat dari dialog. Berikan durasi yang lebih panjang dari biasanya — pembicara tidak terlihat di layar, sehingga penonton sepenuhnya bergantung pada subtitle.
Gunakan format sesuai proyek:
- Drama China (Dracin) (menggunakan kurung + italic):
{\\i1}(Saat itu aku baru mengerti, mengapa dia pergi.){\\i0} - Proyek Lain (menggunakan italic saja):
{\\i1}Saat itu aku baru mengerti, mengapa dia pergi.{\\i0}
Teks layar dan keterangan
Keterangan yang muncul di layar (teks layar/onscreen text) harus ditiming sesuai durasi teks tersebut tampil secara visual — bukan berdasarkan dialog. Gunakan format sesuai proyek:
- Proyek Mighty/Dracin (menggunakan kurung biasa):
(Tiga tahun kemudian) (Jakarta, 2019) - Proyek Netflix, CR (Crunchyroll), dan lainnya (menggunakan Forced Narrative / ALL CAPS):
TIGA TAHUN KEMUDIAN JAKARTA, 2019
Subtitle untuk suara latar
Suara latar (suara TV, radio, atau panggilan telepon yang terdengar samar) diberi timing sesuai durasi suara terdengar. Gunakan format sesuai proyek untuk membedakan dari dialog utama:
- Drama China (Dracin) (menggunakan kurung):
(Suara TV: "...korban ditemukan di...") - Proyek Lain (menggunakan italic saja):
{\\i1}Suara TV: "...korban ditemukan di..."{\\i0}
9. Retiming: Menyesuaikan ke Video Berbeda
Retiming diperlukan ketika file .ass yang sudah ada harus disesuaikan ke versi video yang berbeda — misalnya video tanpa intro, atau video dengan framerate berbeda.
Menggeser seluruh timing sekaligus
Untuk menggeser semua baris sejumlah waktu yang sama:
- Pilih semua baris →
Ctrl+A - Timing → Shift Times
- Masukkan nilai geser dalam milidetik, pilih arah (maju/mundur)
- Konfirmasi
Retiming tidak selalu lurus
Jika video baru berbeda secara framerate (misalnya 24fps ke 25fps), pergeseran tidak konstan. Setiap baris bergeser proporsi berbeda. Gunakan fitur Timing → Resync atau diskusikan dengan koordinator — jangan coba lakukan manual.
Retiming sebagian baris
Jika hanya sebagian episode yang bergeser (misalnya karena ada sisipan adegan di tengah):
- Pilih baris yang perlu digeser.
- Gunakan Timing → Shift Times hanya pada seleksi tersebut.
- Verifikasi ulang baris di sekitar titik perubahan.
10. Checklist Timing Sebelum Submit
Gunakan checklist ini sebelum mengirim file ke tahap QC.
| # | Yang diperiksa | Cara periksa |
|---|---|---|
| CT1 | Semua baris memiliki durasi ≥ 800 ms | Timing → Check Subtitle Consistency |
| CT2 | Tidak ada overlap antarbaris | Timing → Check Subtitle Consistency → centang Overlap |
| CT3 | Jeda antarbaris ≥ 83 ms | Timing → Check Subtitle Consistency → centang Short gaps |
| CT4 | Tidak ada baris yang melewati scene change | Tonton sekilas di bagian scene change yang padat |
| CT5 | Lagu sudah mengikuti nyanyian, bukan beat | Putar ulang bagian musik |
| CT6 | Narasi sudah diberi durasi yang cukup panjang | Baca pelan-pelan sambil memutar |
| CT7 | Tidak ada baris kosong tanpa teks | Cari di Subtitle Grid secara visual |
| CT8 | File disimpan dalam format .ass | Cek ekstensi file sebelum dikirim |
11. Kesalahan Umum & Solusi
Baris terlalu singkat (di bawah 800 ms)
Penyebab umum: Scene change memotong baris, atau dialog asli sangat pendek.
Solusi:
- Gabung ke baris berikutnya jika masih satu konteks.
- Perpendek teks — hilangkan kata yang sudah jelas dari konteks visual.
- Jika tidak bisa, panjangkan End sedikit (hingga scene change berikutnya) dan terima bahwa teks akan bertahan sedikit lebih lama.
Overlap antara dua baris
Penyebab umum: End baris pertama terlalu panjang, Start baris kedua terlalu cepat.
Solusi: Periksa dengan Timing → Check Subtitle Consistency. Geser End baris pertama atau Start baris kedua hingga ada jeda ≥ 83 ms.
Subtitle masih muncul setelah scene change
Penyebab umum: Scene change tidak terdeteksi secara visual, atau timer tidak sadar ada potongan.
Solusi: Aktifkan Video → Find Next Scene Change (Alt+→) sebelum memulai timing dan tandai semua scene change di episode. Periksa baris yang berakhir di sekitar scene change.
Teks terlalu panjang untuk durasi yang tersedia
Penyebab umum: Dialog asli sangat cepat; terjemahan Indonesia lebih panjang dari dialog Mandarin.
Solusi: Koordinasikan dengan penerjemah untuk mempersingkat teks — bukan memperpanjang End melewati batas yang wajar. Durasi subtitle yang terlalu panjang setelah karakter selesai bicara sama janggalnya dengan subtitle yang terlalu cepat hilang.
Subtitle lagu terlalu cepat berganti
Penyebab umum: Timer mengikuti tempo lagu, bukan kapan kata benar-benar terdengar.
Solusi: Dengarkan vokal dengan seksama menggunakan Audio Waveform. Perbesar tampilan waveform dengan Ctrl+scroll untuk melihat detail awal dan akhir setiap kata secara presisi.
Lihat Juga
- Panduan Aegisub — cara menggunakan interface, shortcut, dan fitur Aegisub
- Panduan QC — checklist QC untuk timing (T2–T5) dan cara memberi catatan revisi
- Sumber Tambahan — tautan ke Netflix Style Guide dan standar timing eksternal
Panduan Penggunaan Aegisub
Panduan praktis menggunakan Aegisub untuk mengedit, timing, dan mengekspor subtitle dalam alur kerja lokalisasi Yuramedia Link.
Panduan Teknis & Encoding
Panduan teknis file subtitle di Yuramedia Link — encoding UTF-8, pengaturan Script Info dan Style .ass, tag format, konvensi penamaan file, dan troubleshooting masalah teknis umum.